UJIAN MID POLITIK CHINA

PENGARUH AGAMA TERHADAP POLITIK CHINA MENJELANG OLIMPIADE DI BEIJING CHINA

China merupakan
negara yang kurang begitu ramah terhadap agama-agama , termasuk kristen. Hal
ini dapat dilihat pada saat pemerintahan china memberlakukan penangkapan
terhadap para pendeta yang membuat vatikan marah besar kepada pemerintahan
republik china.

Surat Kabar di
China pernah menuliskan bahwa telah terjadi penangkapan besar-besaran yaitu
pemerintah China telah menangkap delapan orang pastor gereja katolik di
propinsi Hubei. Selain itu juga terjadi penangkapan besar-besaran terhadap 10
orang pendeta yang diketahui berada dalam berbagai penjara di China.

China sendiri
sebenarnya hanya mengakui dan mengizinkan praktek-praktek keagamaan di
gereja-gereja yang telah diakui resmi oleh pemerintah china. Namun berdasarkan
berita dari surat kabar berbagai merk di china mengatakan bahwa ribuan rakyat
china menghadiri upacara-upacara di china  secara sembunyi-sembunyi agar tidak ditangkap
oleh pemerintah China

Sampai sekarang
pun jumlah populasi kristen di China tidak dapat diketahui secara pasti karena
tidak bisa didata dengan sempurna. Hal ini dikarenakan ketakutan rakyat China jika
melaporkan agamanya maka bisa saja dia ditangkap lalu dicebloskan ke dalam
penjara. Kegiatan keagamaan itu sendiri dilakukan secara diam-diam dan
tersembunyi agar tidak ketangkap oleh pemerintah china. Konsekuensi bagi rakyat
china yang ketahuan melakukan praktek keagamaan maka pemerintah akan langsung
menangkap dan mengusir pelaku yang ikut dalam praktek keagamaan tersebut.

Pada event yang
akan diadakan di China nantinya yaitu pada tanggal 8 Agustus sampai dengan 24
Agustus 2008 yaitu event olimpiade di Beijing China yang mana akan diadakan
perlombaan olahraga se asia, maka akan menjadi sebuah tantangan bagi kaum
misionaris untuk dapat menonton dan menjadi sukarelawan dalam acara olimpiade
di beijing china tersebut. Harapan yang ingin didapat oleh para misionaris itu
adalah bagaimana caranya untuk menghimpun kekuatan secara bersama-sama agar
nantinya kekuatan tersebut menjadi besar dan bersatu padu untuk dapat ikut
menyukseskan olimpiade di beijing China ini tanpa terjadi saling bentrok antara
misionaris dengan pemerintah china. Jadi dapat diambil kesimpulan bahwa
diharapkan olimpiade di beijing china ini menjadi damai dan aman. Mark Taylor
yang merupakan pengurus lembaga gereja yang berada di kawasan florida barat
juga mengusulkan hal yang sama mengenai kerjasama dan perdamaian dalam
olimpiade di beijing China tersebut. Mark Taylor juga akan pergi ke olimpiade
di beijing china tersebut bersama dengan 12 orang kelompoknya yang juga berasal
dari Florida Barat.

Namun hal ini
tidaklah semudah yang dibayangkan oleh para misionaris gereja tersebut.

Pemerintahan
china terutama pemerintahan di beijing china telah mengantisipasi berbagai
macam hal mengenai kedatangan kaum missionaris ini. Pemerintahan China terutama
pemerintah beijing china telah mengirimkan mata-mata untuk memantau dan
menghitung jumlah para missionaris yang akan datang dalam acara olimpiade di
beijing china. Pemerintahan china terutama pemerintahan beijing di china telah
menerapkan peraturan yang dimana intinya menyatakan bahwa para missionaris yang
datang ke arena olimpiade di china beijing yang ketahuan akan ditangkap lalu
diusir dari arena olimpiade di beijing china ini.

Namun, pengumuman
yang telah disampaikan oleh pemrintah beijing china tersebut tidak menyurutkan langkah
para missionaris tersebut untuk turut serta dalam acara olimpiade di beijing
china tersebut. Todd Netteton yang merupakan salah satu pria yang aktif dalam pelayanan
di gereja dengan wajah berseri-seri merasa senang karena dia terpilih dalam
pelayanan gereja yang akan diadakan pada saat olimpiade di beijing china
tersebut. Todd Netteton berujar bahwa inilah saat yang tepat untuk dapat
mengikuti olimpiade di bejing china tersebut sekaligus untuk pelayanan gereja.
Padahal seperti yang telah diketahui bahwa olimpiade di beijing china itu masih
satu tahun lagi namun semangat dari para missionaris gereja telah tumbuh dan
muncul untuk berperans erta dalam pelayanan gereja tersebut.

Pemerintah
beijing China sendiri berdasarkan hasil pengamatannya dan pemantauannya di
arena olimpiade di beijing china menyatakan bahwa sudah banyak missionaris
asing yang muncul di arena olimpiade yang berada di beijing china. Berdasarkan
pengamatan dari pemerinta china di beijing bahwa missionaris gereja telah
bekerja di tengah arena olimpiade beijind china walaupun acara akan dimulai
pada awal musim panas. Menurut suatu informasi dikatakan bahwa tujuan dari para
missionaris gereja tersebut adalah menantang pemerintahan china yang selama ini
tidak akrab terhadap agama terutama agama kristen yang membawa misi kristen. Cara
yang dilakukan oleh missionaris gereja ini adalah dengan menyebarkan dan
mengirimkan kitab injil yang berjumlah ribuan melalui sukarelawan dalam hal ini
missionaris yang berangkat ke beijing china. Ribuan kitab injil tersebut
disebarkan di sekitar area olimpiade di beijing china tersebut.

Selain itu
sebenarnya telah didapatkan informasi bahwa missionaris tersebut juga tidak
hanya bekerja pada area olimpiade di beijing china saja. Missionari ini juga
telah melakukan aksinya pada olimpiade athena, olimpiade sidney, dan olimpiade
atlanta. Namun seperti yang telah diketahui bahwa republik china menolak dan
melarang kegiatan keagamaan yang seperti ini.

Menurut Johny Li
yang merupakan salah satu anggota dari lembaga missionaris yang bernama open
doors menyatakan bahwa kegiatan seperti tersebut telah dipikirkan masak-masak
dan rencananya akan diadakan dengan cara berkeliling China.

Lembaga-lembaga
yang ikut meramaikan untuk acara olimpiade di beijing china ini tidak hanya
dari open door saja. Masih banyak organisasi-organisasi kegamaan lain yang juga
ikut membantu agar misi ini terealisasi dengan sempurna. Organisasi-organisasi
itu antara lain The Sourthern Baptis (TSB) yang mana mengirimkan beribu-ribu
sukarelawan untuk membantu. Program yang dilaksanakan oleh the southern baptis
adalah hal-hal yang bersifat pada pelayanan masyarakat seperti pos pertolongan
pertama pada kecelakaan, klinik sport yang nantinya mengobati para atlit
olimpiade beijing china, dan proyek pelayanan lain yang lebih bersifat
kemanusiaan. Selain itu ada juga organisasi kegamaan yang isinya merupakan
anak-anak muda yang peduli terhadap keagamaan yaitu Youth With A Mission (YWAM).
Youth With A Mission (YWAM) ini juga mengirimkan relawan-relawan untuk
memberikan pelayanan dalam olimpiade beijing china tersebut. outh With A
Mission (YWAM) lebih cenderung pada pengamanan olimpiade beijing tersebut.

Republik China
sebenarnya patut berterima kasih kapada para relawan-relawan yang datang dari
kelompok misionaris tersebut karena upaya-upaya yang dilakukan merupakan suatu
kegiatan yang juga ikut menyukseskan olimpiade beijing china tersebut. Namun
seperti yang diketahui bahwa China yang anti agama ini akan sulit untuk
menerima hal tersebut dikarenakan China yakin mereka bisa mengatasi hal ini. Mungkinkah
ini merupakan suatu pertanda di china bahwa agama tidak diperlukan lagi oleh
negara sebesar china? Atau pertanyaan lain akan timbul yang mengatakan bahwa
china cukup egois untuk tidak mau dibantu oleh organisasi keagamaan yang
bertindak sukarelawan? Atau bisa saja politik china tidak bisa dipengaruhi oleh
agama.

Leave a Reply